Menopause Dan Homeopathy

Apa itu Menopause ?

Menopause merupakan suatu waktu di usia pertengahan dimana seorang perempuan mendapat haidnya yang terakhir  atau dengan kata lain merupakan saat dimana seorang perempuan tidak “datang haid”.  Menopaus bermakna berakhirnya zaman kesuburan wanita. ovarium berhenti melepaskan sel telur  dan berhenti menghasilkan hormon estrogen.

Wanita hanya dikatakan mengalami menopaus apabila haidnya berhenti selama sekurang-kurangnya 6 bulan (biasanya pada umur 50 atau 51 tahun), perubahan ini boleh berlaku beberapa tahun sebelum itu secara perlahan-lahan dan berperingkat atau  secara gradual. Tetapi kadang kala juga terjadi sekaligus

Walaupun secara puratanya kitaran haid terhenti pada umur 50 atau 51 tahun, kajian menunjukkan 1% wanita menopaus awal iaitu sebelum 40 tahun.

Punca Menopaus Awal

1)  Antara punca yang boleh menyebabkan menopaus awal ialah pembedahan pembuangan ovari (akibat masalah kesihatan), ovari gagal berfungsi dan menerima rawatan kemo atau radioterapi (untuk rawatan kanser).

2)  Penurunan paras hormon estrogen ketika menopaus memberi kesan menyeluruh pada wanita iaitu daripada rambut hingga hujung kaki kerana ia membabitkan perubahan pada otak, rambut, mata, gigi, jantung, tulang, payu dara, kulit dan vagina. Perubahan fisik lainnya antara lain perubahan distribusi lemak tubuh yang mana pada wanita menopause lemak akan menumpuk pada pinggul dan perut. Perubahan tekstur kulit, kerutan kulit, dan terkadang disertai dengan jerawat.

Antara perubahan yang dialami wanita ialah :

1)  Simptom Vasomotor

Turunnya fungsi indung telur mengakibatkan hormon estrogen dan progesterone sangat berkurang Rasa panas sering dialami wanita yang memasuki waktu menopause. Rasa panas ini sering disertai dengan warna kemerahan pada kulit dan berpeluh., kadar hormon estrogen dalam darah akan naik secara mendadak sehingga berpengaruh terhadap wanita yang sedang menopause. Gejala ini tentu akan menganggu tidur yang menyebabkan wanita yang mengalaminya akan selalu kurang tidur.

* Serangan kepanasan (dari dada ke atas). Dianggarkan 20 hingga 40% mengalami masalah kepanasan yang teruk

* Banyak berpeluh pada waktu malam

* Berasa resah

* Sukar tidur / insomnia

* Sakit kepala

* Dada berdebar-debar

* tulang sendi terasa sakit

* susah berkonsentrasi

* sakit kepala

* berkeringat pada malam hari

* sering bangun terlalu pagi

2)  Perubahan Psikologi

Wanita yang memasuki masa menopause sering mengalami gejala emosional yang bervariasi. Gejala nya seperti, kelelahan mental, masalah daya ingat, lekas marah, dan perubahan mood. Perubahan emosional ini terkadang tidak disadari oleh wanita yang sedang menopause sehingga perlu pendekatan khusus untuk masalah ini. Pendekatan ini untuk meyakinkan wanita tersebut atas apa yang sedang diderita. Keringat dingin yang muncul juga memberi kesan kelelahan fisik akibat dari kurang tidur.

* Kelesuan yang tidak normal

* Mudah menangis

* Terasa dirinya tidak lagi disayangi

* Perasaan mudah terganggu

* Resah

* Sentiasa berasa takut

* perubahan mood

3)  Kulit hilang seri — akibat peredaran darah yang semakin perlahan. Kulit nampak kusam, menjadi kering, nipis, tahap kolagen menurun dan menyebabkan kulit hilang keanjalan.

4)  Rambut — Mengalami keguguran rambut di kepala, sebaliknya tumbuh bulu di bahagian lain seperti muka. Rambut kemaluan pada wanita mulai menipis, sebagian rontok dan mulai memutih/uban.

5)  Mata — Pandangan menjadi kabur atau terganggu.

6)  Gigi — Mudah tertanggal

7)  Buah dada — mengendur dan ‘jatuh’. Payudara : jarigan lemak berkurang, puting susu mengecil. Akibatnya payudara mulai lembek, mengendor dan keriput.

8)  Vagina — pendarahan (haid) yang tidak teratur, tisu faraj atau Vagina menjadi kering. jaringan vulva menipis karena berkurangnya jaringan lemak, kulit menipis, pebuluh darah berkurang  dan kurang elastis akibat dari penurunan kadar estrogen .Sering timbul rasa gatal. Vulva yang mengering bersamaan dengan penyempitan lubang masuk vagina menyebabkan kesulitan untuk melakukan hubungan suami istri, timbul rasa nyeri pada waktu hubungan, menyebabkan wanita berusaha untuk menolak melayani suaminya .

* Uterus (kandungan) : mengecil.

* Tuba Falopi : lipatan tuba menjadi memendek, menipis dan mengerut.

*Ovarium (indung telur) : ovarium menciut, terjadi penurunan fungsi ovarium untuk menghasilkan hormon estrogen dan progesterone, berhenti menghasilkan sel telur. Akibatnya timbul keluhan akibat berkurangnya kadar hormon.

*Cervix (leher rahim) : mengerut.

*Vagina : terjadi penipisan dinding vagina, selain itu secret/lendir vagina mulai mengering, menyulitkan hubungan suami-istri.

* perubahan dalam nafsu seksual

9)  Masalah pundi kencing — Otot pundi kencing hilang keanjalan dan mengecut. Ini menyebabkan ia jatuh menghimpit vagina dan kadang kala terkeluar dari vagina. Urethra adalah saluran yang menyalurkan air seni dari kandung kemih ke luar tubuh. Saluran urethra juga akan mengering, menipis dan berkurang keelastisannya akibat dari penurunan kadar estrogen. Perubahan ini akan menyebabkan wanita menopause rentan terkena infeksi saluran kencing, selalu ingin kencing dan terkencing (* buang air kecil secara frekuentif )

10)  Osteoporosis — Dengan turunnya kadar hormon estrogen dan progesteron, maka mulai terjadi proses pengeroposan tulang (walaupun seorang wanita cukup mendapat tambahan calcium ).Rendahnya kadar hormon estrogen dan progesteron menyebabkan zat calcium/kapur tidak dapat disimpan dalam tulang, sebaliknya calcium dalam tulang pelan-pelan menyusut.

Tandanya adalah mulai terasa nyeri pada tulang yang dianggap sebagai rematik yang bila berobat acap kali hanya mendapat obat penghilang rasa nyeri. Bila proses pengeroposan sudah sangat lanjut bisa terjadi patah tulang belakang dan tulang panggul secara spontan.

11)  Serangan jantung — terhadap penyakit aterosklerosis (penebalan  dinding pembuluh darah), setelah menapause mulai bisa diserang penyakit ini, yang berakibat penyakit tekanan darah tinggi (hipertensi) dan penyempitan pembuluh darah jantung (penyakit jantung coroner).

Hipertensi : turunnya hormon estrogen dan progesteron menyebabkan :

*HDL Cholesterol (Cholesterol  baik) menurun.

*LDL Cholesterol (Cholesterol jahat) meningkat

12)  Otak

Kajian menunjukkan jika lebih kerap mengalami gejala ini, maka risiko untuk mendapat penyakit Alzheimer (nyanyuk) lebih tinggi. Tumpuan menjadi lemah, mudah lupa atau hilang ingatan yang boleh menjurus kepada Alzheimer

13)  Usus — risiko mendapat kanser usus juga meningkat

Tahap gangguan gejala berbeza antara individu mengikut daya ketahanan masing-masing.Perlu “benteng pertahanan” pada seseorang wanita  untuk membina antibodi yang kuat, dan boleh melawan jangkitan tersebut dengan kekuatan antibodi tersebut.

Namun, gangguan akibat menopaus tidak boleh dibiarkan berlarutan kerana satu pertiga hidup wanita adalah selepas menopaus.Sokongan keluarga, terutama suami, penting supaya wanita dapat menjalani kehidupan sebaik mungkin.

Kaedah Mengatasi Gejala Menopaus

Banyak kaedah boleh digunakan untuk mengatasi gejala ini seperti:

* Mengekalkan diet seimbang dengan mengurangkan garam dan lemak

* Bersenam

* Mengelak pengambilan terlalu banyak kafein dan alkohol

* Mendapat tidur yang cukup

* Mengekalkan berat badan seimbang

* Mengambil pil kalsium dan vitamin D untuk kesihatan tulang

* Mendapatkan pemeriksaan kesihatan  secara berkala.

* Belajar menangani tekanan dan mengambil sikap positif terhadap kehidupan

Wanita yang menjalani rawatan penggantian hormon (HRT) boleh  mengambil produk transfer factor yang telah  terbukti secara klinikal, selamat digunakan dan berkesan. Malah, ia diperakui pakar perubatan.

Homeopathy and Menopause

Penawar untuk menopause adalah berbeza-beza mengikut keadaan wanita yang mengalami menopause untuk memberi kelegaan kepada wanita menopause.Untuk mendapat kesan penyembuhan yang cepat dan berkesan, keterangan yang jelas mengenai simptom-simptom dapat merawat dengan lebih efektif. Hubungi kami  dan  sila nyatakan simptom-simptom puan yang terjadi dan kami akan membuat cadangan penawar-penawar yang sesuai.

Materia Medica  / Rujukkan Homeopathy

Lachesis – For bursting headache

Calc Carb – Pale, flabby, cold, tired, very heavy bleeding

Crocus – Hysterical, dark clots, feeling of weight in lower abdomen

Nux Vom – Loss memory, easily offended, dyspepsia

Infeksi (infection) di pepundi kencing (bladder)  atau di sebut kencing tidak lawas)

Cantharis – sering terasa untuk membuang air kecil

Sarsaparilla -pembuangan air kecil, sakit terasa panas

Causticum – air kencing terkeluar secara tidak sedar bila bersin atau batuk.

Kemaluan gatal- vagina akibat dari jangkitan kulat (yeast infection),  seperti  Candida albicans, Trichomonas vaginalis , gatal dan kadangkala  sakit. Ubat homeopathy seperti  pulsatilla, Kreosotum, Borax, Hydrastis, Sepia, Graphites dan Calcarea carb boleh membantu.

Banyak lagi penawar yang lain yang digunakan yang pelu diketahui dahulu simpom atau masaalah  sakit yang dialami.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: